Selasa, 15 Mei 2012

profil band

Profil band Alesana

Genre / aliran asli alesana adalah post-hardcore, namun banyak yang menyebutkan bahwa Alesana sebagai icon musik emo dengan sudut pandang yang berbeda-beda. Tapi yang jelas mereka menciptakan lirik lagu yang dalam.
Kalau kalian perhatiin, mereka mempunyai khas dan keunikan tersendiri dalam bermusik terutama kombinasi vokal. Suara kalem yang bermelodi seperti kebanyakan alternative music, dipadukan dengan teriakan nyaring. Serta ada juga growl / teriakan seperti yang sering kita dengar di musik hardcore.
Alesana (sebenarnya di ambil dari kata alice-anna) band yang beraliran post-hardcore yang berasal dari Raleigh, North Carolina, USA pastinya. Berdiri sejak tahun 2004. Karya yang udah mereka buat satu EP, 7 compilations, dan 2 full album, dan satu cd produced tour.
Personil / nama anggota band :
* Dennis “Denny Diablo” Lee – Screaming vocals (2004-present)
* Shawn Milke – Vocals, Guitar, Piano (2004-present)
* Patrick “Peezee” Thompson – Lead guitar, Backing vocals during live performance (2004-present)
* Jeremy “Jables” Bryan – Drums (2005-present)
* Shane Crump – Bass guitar, Vocals (2007-present)
* Jake Campbell – Rhythm guitar (2008-present)

sekedar info..:D

Kamis, 26 April 2012

Mourinho: Ronaldo Lebih Baik daripada Messi

Madrid vs Bayern

Mourinho: Ronaldo Lebih Baik daripada Messi

A. Firdaus - Okezone
Kamis, 26 April 2012 08:01 wib
Cristiano Ronaldo (kiri) bersama Jose Mourinho (foto: Getty Images)
Cristiano Ronaldo (kiri) bersama Jose Mourinho (foto: Getty Images)
MADRID – Real Madrid akhirnya mengikuti jejak Barcelona tersingkir dari Liga Champions. Mereka takluk di tangan Bayern Munich lewat drama adu tendangan penalti. Di leg kedua semi final ini, Madrid memang menang 2-1, tapi dari drama adu penalti mereka kalah dari Bayern Munich dengan skor 3-1.

Bicara soal penalti, Mourinho langsung menegaskan anak kesayangannya, Cristiano Ronaldo yang dinilai lebih baik daripada dengan Messi. Pemain berjuluk CR7 itu sukses membuat gol lewat titik putih di awal babak pertama, meski saat adu tendangan penalti, kiper Bayern, Manuel Neuer berhasil memblok tendangan CR7.

Messi sendiri, sehari sebelumnya juga gagal dalam tendangan penalti, setelah bola sepakannya hanya membentur mistar gawang Chelsea yang dikawal Petr Cech. Meski memiliki nasib yang sama, yaitu gagal melakukan penalti. Tetap saja entrenador 49 tahun itu mendukung pemain emasnya sebagai yang terbaik.

“Cristiano Ronaldo fanstastik. Saya tidak akan membandingkannya dengan (Lionel) Messi. Kami bicara tentang dua pemain hebat. Saya akan katakan tahun ini Cristiano Ronaldo lebih baik,” ungkap Mourinho seperti disitat Goal, Kamis (26/4/2012).

Lebih lanjut Mourinho memuji karakter para pemainnya yang sudah berani mengambil tendangan penalti. Dan menganggap setiap pemain bertindak sebagai algojo penalti adalah pemain hebat, meskipun dia gagal mengeksekusinya.

Tercatat, ada tiga pemain Los Blancos yang gagal mengeksekusi penalti, yaitu Ronaldo dan Ricardo Kaka yang tendangannya dapat diblok oleh Neuer, serta Sergio Ramos yang tendangannya melambung tinggi.

“Pemain yang gagal mengeksekusi penalti adalah orang-orang yang memiliki nyali untuk menembak. Tak kenal takut, tidak egois, mereka pergi, dan mencoba. Saya bangga dengan para pemain saya,” sambung pelatih berjuluk The Special One.

“Mereka adalah Super men tapi Superman adalah sebuah Film. Messi gagal kemarin menghadapi Chelsea dan hari ini tiga pemain saya (juga) gagal karena ini adalah sepakbola. Segala sesuatu bisa terjadi,” tutup Mourinho.

bayer munich mengandaskan mimpi el clasico di liga champions


Real Madrid vs Bayern Munich

'Pentolan' Bavaria Lengkapi Luka Spanyol

Randy Wirayudha - Okezone
Kamis, 26 April 2012 04:13 wib
Bayern Munich menuntaskan mimpinya untuk tampil di partai final di kandang sendiri, setelah menyingkirkan Real Madrid (Foto: Getty Images)
Bayern Munich menuntaskan mimpinya untuk tampil di partai final di kandang sendiri, setelah menyingkirkan Real Madrid (Foto: Getty Images)
MADRID – Bayern Munich menjadi tamu yang menyiksa hati segenap rakyat Spanyol. Setelah Barcelona dikandaskan Chelsea di semi final lainnya, kini giliran calon jawara La Liga – Real Madrid yang juga gagal mempertahankan hegemoni dan reputasi para delegasi Spanyol di benua biru.

Raksasa Bavaria sukses membuat luka wakil ranah Iberia setelah susah payah menekuk Madrid melalui durasi lebih dari dua jam. Setelah melewati 90 menit waktu normal dan dua kali extra time yang menghadirkan agregat imbang 3-3, akhirnya Bayern menunaikan final impiannya yang dihelat di kandang sendiri pada 19 Mei mendatang, melalui kemenangan drama adu penalti atas armada asuhan Jose Mourinho, dini hari tadi.

Babak Pertama
Los Blancos mendapat keuntungan besar saat babak pertama belum lama dimulai. Wasit Viktor Kassai memberi sanksi penalti bagi Bayern, akibat David Alaba menahan tendangan Ángel di María dengan tangannya di kotak penalti. Dengan tenang, Cristiano Ronaldo (CR7) yang menjadi algojo, menunaikan tugasnya dengan sempurna. Angka 1-0 serta nama CR7 tercatat di papan skor Santiago Bernabéu.

Di tengah upaya Bayern untuk terus berusaha menyengat balik tuan rumah, bencana kedua dari CR7 malah kembali lahir di menit ke-14. Sebuah umpan pendek Mesut Özil, sukses dikonversi CR7 yang lepas dari kawalan Hauptmann (kapten) Philip Lahm. Jaring gawang Neuer koyak untuk kedua kalinya.

Saat waktu menginjak menit ke-27, ‘gantian’ Bayern yang diganjar hadiah penalti dari wasit Kassai asal Hungaria. Kronologisnya terjadi saat Mario Gómez yang hendak menyambut umpan Arjen Robben, dilanggar Pepe di kotak terlarang. Robben yang mengajukan diri sebagai algojo, sukses menjalankan tanggung jawabnya. Skor 2-1 pun tertahan hingga jeda.

Babak Kedua
Memasuki paruh kedua, Madrid berusaha merebut lagi inisiatif serangan yang sempat dicuri Die Bayern, pada akhir-akhir interval pertama. Benzema membuat Neuer berjibaku menyelamatkan gawangnya di menit ke-57. Peluang itu didapatnya setelah menjadi penadah assist Mesut Ozil, yang kemudian dihujamkan Benzema. Namun Neuer masih mampu memetiknya.

CR7 kembali mengoleksi peluang saat waktu memasuki menit ke-70, lewat sepakan bebas dengan gaya yang menjadi ciri khasnya. Namun peluangnya belum berbuah manis. Hujaman hasil tendangan kerasnya masih mengarahkan bola, tepat ke pelukan Neuer.

Setelah menit-menit yang terkesan membosankan di medio babak kedua, Bayern menghadirkan rasa cemas bagi tuan rumah. Di menit ke-86, Gómez nyaris membukukan gol kedua Bayern. Tapi peluangnya yang memanfaatkan umpan Robben, masih mampu di-intercept Pepe dan Sergio Ramos. Gugurlah peluang emas Bayern. Skor 2-1 tetap abadi hingga interval kedua usai dan memaksa laga berlanjut ke babak extra time.

Extra Time
Jalannya 15 menit pertama waktu tambahan, tak menyajikan tensi berbeda dari babak kedua waktu normal. Malah, tak ada satu pun peluang yang tersuguh di tengah lapangan. Hanya serangkaian pelanggaran keras dari kedua tim yang beredar.

Sementara di babak tambahan kedua, hanya tercatat satu peluang emas yang hadir mewarnai Santiago Bernabéu. Saat waktu berada di titik 118 menit, sebuah counter attack Madrid yang dikreasikan Marcelo dan Higuaín, hampir mengindikasikan terjadinya gol.

Sayang, meski terlihat dalam tayangan replay Higuaín tidak terjebak off side setelah menerima umpan terukur Marcelo, tapi hakim garis berkata lain. Padahal, Higuaín tinggal berlari ke arah Neuer untuk dikonversi menjadi gol. 120 menit total leg kedua pun, masih harus dituntaskan adu tendangan penalti, karena agregat 3-3 masih lestari menghias papan skor.

Minggu, 22 April 2012

Denny Indrayana Ngaku Kehilangan Sosok Widjajono

JAKARTA - Wakil Menteri Hukum dan HAM, Denny Indrayana, mengaku sangat kehilangan teman sejawatnya, Wakil Menteri ESDM, Widjajono Partowidagdo. "Pasti kehilangan ya kita semuanya. Orang yang tampil jujur, sederhana, apa adanya bukan hanya dari tampilan fisik tapi juga dari tampilan yang lain," ungkap Denny kepada wartawan di rumah duka Widjajono, Ciragil II, No. 28, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (22/4/2012). Menurutnya, pendapat-pendapat dan argumentasi-argumentasi dari Wamen nyentrik ini tergolong cerdas. "Pemikiran beliau jelas kita lihat kemarin kebijakan energi yang berhati besar menjelaskan ke publik adalah beliau padahal mendapatkan protes yang tidak ringan dari publik," lanjutnya. Pertemuan pertamanya dengan almarhum diakui saat keduanya bertemu dengan Presiden SBY untuk menjalani Fit and Propertest sebelum dilantik menjadi Wamen. "Saya bertemu beliau pertama kali saat kami bersama-sama bertemu presiden, beliau sangat kental dengan background akademiknya. Waktu itu beliau juga pernah memberikan buku kepad presiden," paparnya. Sementara itu, kenangan keduanya, diungkapkan Denny, saat mengawal persidangan paripurna DPR yang membahas tentang kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). "Terakhir, saya bersama beliau saat kami sama-sama mengawal sidang paripurna kemarin dalam rangka kenaikan harga BBM yang sampai dinihari. Kelihatan sekali walaupun dirinya capek karena itu maraton semangatnya tidak kendor, karena besoknya sudah kembali menjelaskan kepada masyarakat," kenangnya. Denny pun tak menduga, almarhum bisa meninggal dunia saat sedang melakukan hobinya dalam mendaki gunung. "Saya pikir, dia memang orang yang semacam ini, orang yang profesional, sekaligus punya integritas betul-betul kehilangan kita," pungkasnya.

"Juve Bisa Seperti Madrid & Barca"

TURIN - Meski belum dikatakan sukses, namun pencapaian Juventus saat ini bisa diyakini bakal menyerupai duo raksasa Spanyol, Real Madrid dan Barcelona. Hal itulah yang disampaikan oleh mantan gelandang Juve, Alessio Tacchinardi. The Old Lady mendadak berubah menjadi tim hebat di musim ini, bahkan yang terbaik dibandingkan dengan beberapa musim sebelumnya usai terlepas dari jeratan Calciopoli 2006 silam. “Direktur umum, Beppe Marotta dan Presiden Andrea Agnelli tahu apa yang mereka lakukan dari para pendahulu mereka,” ungkap Tacchinardi, seperti disitat Football-Italia, Jumat (20/4/2012). “Juventus dalam waktu dua atau tiga tahun akan seperti Barcelona dan Real Madrid,” sambungnya. Bianconeri saat ini masih menjadi capolista Serie A dan belum pernah mengalami satu kali pun kekalahan. Pencapaian ini juga dirasakan mereka di Coppa Italia yang akan menjejaki laga final melawan Napoli Mei mendatang. Masih menurut Tacchinardi, itu tak lepas dari tangan dingin allenatore Antonio Conte. “Pelatih Antonio Conte telah berhasil menghadapi situasi ini dan dia diukung oleh klub dan semua orang di klubnya,” sambungnya. Akhir pekan ini, Juve akan melanjutkan perjuangannya untuk menjadi capolista. Mereka bakal kedatangan Serigala ibukota, AS Roma dan tiga poin wajib mereka raih jika posisinya tak ingin diambil oleh rival terdekat mereka, AC Milan. ambil dari:http://bola.okezone.com

BARCELONA – Mantan punggawa Chelsea, Albert Ferrer berharap kepada The Blues untuk bisa memberikan kesempatan Fernando Torres turun di leg kedua nanti di Camp Nou melawan Barcelona. Di leg pertama yang berlangsung di Stamford Bridge lalu, Torres terlihat sempat melakukan pemanasan. Namun, caretaker Chelsea, Roberto Di Matteo ternyata tidak menurunkannya. “Akan menjadi ide bagus bagi Chelsea untuk memulai pertandingan (leg kedua) dengan memasang Fernando Torres. Dia bermain cukup cepat, membuat pergerakan yang bagus, dan berlari secara diagonal,” ujar Ferrer, seperti disitat Telegraph, Jumat (20/4/2012). Selain mencoba untuk memberi kesempatan kepada Torres, Ferrer yang juga mantan punggawa Barcelona ini memberikan ekspetasi lebih terhadap Didier Drogba dan berharap pemain Timnas Pantai Gading itu bisa kembali merepotkan lini pertahanan Barca di leg kedua nanti. “Dia (Drogba) jenis striker yang membuat masalah (bagi lini belakang lawan), anda bisa bermain bola-bola panjang untuknya dan dia bisa menguasainya. Dia juga lebih baik daripada Torres jika dibandingkan dengan permainan sejenis,” sambungnya. Kemudian, menyinggung soal aksi diving yang dilakukan Drogba, mantan pemain yang berposisi sebagai bek kanan itu memiliki pendapat sendiri. “Sulit untuk memikirkan Drogba melakukan diving, karena dia memiliki badan yang terlalu besar,” tuntasnya. di ambil dari:http://bola.okezone.com

Casillas: Ini Kemenangan Penting!

MADRID – Kiper Real Madrid Iker Casillas memuji perjuangan timnya dalam duel El Classico, Sabtu waktu setempat. Ia percaya kemenangan 2-1 mereka atas Barcelona di Camp Nou adalah ‘langkah raksasa’ terhadap perburuan mahkota La Liga. Tim asuhan Jose Mourinho kini selisih tujuh poin di atas Blaugrana dan kokoh menempati singasana La Liga dengan hanya empat pertandingan tersisa. Casillas optimistis timnya akan mampu memenangi sisa pertandingan musim ini. “Kami telah mengambil langkah besar di kompetisi ini [La Liga] dengan mengalahkan Barca. Menang di sini [Camp Nou] suatu hal yang sangat penting bagi kami,” aku Casillas seperti dilansir Goal. Dalam pertandingan yang sarat gengsi tersebut, Casillas juga memuji rekan setimnya Cristiano Ronaldo yang mencetak satu gol ke gawang Victor Valdes. Namun baginya, kemenangan Madrid semalam tak luput dari kinerja apik timnya. “Cristiano melakukan pekerjaan dengan sangat baik, tapi kami semua bermain baik dari awal hingga akhir pertandingan. Itu adalah pertandingan yang sangat penting dan kami memperoleh kemenangan yang sulit,” sambungnya. “Kami bekerja baik sepanjang pertandingan, tapi kami menderita setelah Sanchez berhasil menyamakan kedudukan. Namun, kami bereaksi dan kami menang,” tandasnya. Los Galcticos kini mengalihkan perhatian ke Liga Champions untuk mengatasi defisit gol mereka, saat menjamu Bayern Munich ke Santiago Bernabeu pada leg kedua semi final Liga Champions, Rabu (25/4) waktu setempat. di ambil dari;