TEKNOLOGI


 

Tablet Acer Iconia Tab A511dengan NVIDIA Tegra 3 Akan Hadir Bulan Mei di Indonesia

Acer Iconia Tab A511 dikabarkan akan hadir pada bulan Mei tahun ini di Indonesia. Tablet denngan sistem operasi Android 4.0 Ice Cream Sandwich ini akan memanjakan para penggunanya di Indonesia dengan kecepatan browsing yang diklaim bisa empat kali lebih cepat.
Acer Iconia A511 akan dilengkapi dengan layar berukuran 10 inci yang telah diperkuat dengan prosesor NVIDIA Tegra 3 Quad Core 1,3 GHz. Baterainya sendiri menggunakan baterai 9.800 mAh yang diklaim membuat daya tahannya meningkat 50%.
Tablet ini juga dibekali dengan aplikasi Polaris Office yang memungkinkan pengguna membaca dan mengedit dokumen, serta menghubungkan tablet dengan mesin printer apapun untuk mencetak dokumen. Tablet ini memiliki bobot hanya 685 gram dengan ketebalan 10.95 milimeter.
Richard Susilo, selaku Product Manager Peripherals and Touch Devices Acer Indonesia menyatakan bahwa kualitas grafis Iconia A511 tiga kali lebih baik. Sayangnya belum diketahui berapa harga Acer Iconia A511 di Indonesia.

Gerak Robot ini Dikendalikan dengan Pikiran Manusia

Ahmad Luthfi - Okezone
Kamis, 26 April 2012 06:05 wib
detail berita
(Foto: Telegraph)
BERN - Mungkinkah mengendalikan robot menggunakan pikiran? hal ini ternyata tidak mustahil dilakukan. Pasalnya, Ilmuwan dari Federal Polytechnic School of Lausanne asal Swiss telah menciptakan robot dengan teknologi canggih yang dapat dikendalikan menggunakan pikiran manusia.

Dilansir Telegraph, Kamis (26/4/2012), dengan mengenakan topi elektroda, robot dapat dikontrol melalui gelombang otak. Untuk pertama kali sistem kendali robot tersebut didemonstrasikan oleh orang yang mengalami kelumpuhan. Dengan menggunakan kursi roda, ia menguji robot itu di sebuah rumah sakit.

Sistem ini dikembangkan oleh Jose Millan, seorang profesor dari Federal Polytechnic School of Lausanne. Ia memiliki spesialisasi pada bidang non-invasive interfaces antara mesin dan otak manusia.

"Setelah gerakan ini dimulai, otak dapat bersantai. Jika tidak, dia bisa kelelahan. Teknologi yang sama juga dapat digunakan untuk menggerakkan kursi roda," ujar Millan.

Menurutnya, teknologi ini memiliki keterbatasan yaitu sinyal otak akan teracak jika terlalu banyak orang yang berkumpul di sekitar penguji. Millan juga mengatakan, sistem kendali robot ini tidak hanya digunakan untuk menggerakan kursi roda, tetapi juga bisa membantu pasien memulihkan indera perasanya (sense).

Sementara itu, penelitian yang diusung Stephanie Lacour dan timnya kini sedang menggarap electric skin untuk seseorang yang tidak memiliki tangan. Perangkat berbentuk sarung tangan ini dilengkapi sensor kecil yang akan mengirimkan informasi langsung ke sistem saraf pengguna.

Pada akhirnya, menurut Lacour, dengan electric skin tersebut, peneliti berharap bisa membuat prostetik mekanik. Alat ini tidak hanya mobile tetapi juga sensitif layaknya tangan alami.

Penelitian lain yang coba dikembangkan ilmuwan di Federal Polytechnic School of Lausanne mengerjakan proyek yang memungkinkan para penderita paraplegics (lumpuh) bisa berjalan normal. Penelitian ini dilakukan menggunakan implan sistem elektroda yang ditanam di tulang belakang.

"Tujuannya agar setelah satu tahun pelatihan dengan menggunakan sistem robot ini, pasien bisa berjalan kembali tanpa perlu bantuan robot. Sistem elektroda ini akan tertanam dan hidup secara implan," terang Gregoire Courtine, salah satu ilmuwan yang mengembangkan teknologi tersebut.

sungguh di luar nalar pikiran manusia tapi inilah teknologi...
di ambil dari:okezone.com

Inilah Asal-Usul Masalah di Update Android

Yoga Hastyadi Widiartanto - Okezone
Rabu, 25 April 2012 06:11 wib
detail berita
Ilustrasi (foto: google)
CALIFORNIA - Tidak ada platform perangkat lunak yang sepenuhnya bebas bug. Alasannya, jumlah kode yang digunakan serta kebutuhan meng-update kode tersebut agar tetap kompetitif, sistem operasi apapun akan sulit menghindari gangguan.

Diwartakan PC World, Rabu (25/4/2012), misalnya pengguna iPhone 3G dari Apple, mereka melaporkan kinerja ponsel cerdasnya melamban setelah diupdate ke iOS 4. Perlu waktu sekira lebih dari tiga bulan untuk Apple memperbaiki masalah tersebut.

Android sendiri dikatakan memiliki dua faktor yang mempengaruhi. Pertama, Android berbeda dengan iOS yang dirancang untuk satu smartphone. Sistem operasi besutan Goolge ini mesti mengakomodasi berbeagai jenis smartphone. Ini berarti perbedaan ukuran layar, resolusi, prosesor, kapasitas penyimpanan dan spesifikasi lain.

Kedua, operator jaringan dan produsen ponsel cenderung memodifikasi Android dengan antarmuka serta perangkat lunak besutan sendiri. Meski peningkatan seperti itu bisa mendongkrak pengalaman pengguna, namun hal tersebut juga memberikan beban ekstra.

"Dari apa yang saya lihat dan melalui pembicaraan dengan pengguna dan pengembang, masalah yang banyak dihadapi pengguna berasal dari kustomisasi yang ingin dimasukan ke dalam ROM oleh operator," kata Mark Dietz, anggota XDA-Developer yang spesialis hardware Samsung.

Sementara itu Vice President of Product Development Sprint, Fared Adib berpendapat, operator telah melakukan uji coba pada Android. Menurutnya di Sprint, setiap update baru diuji di laboratorium dan terdapat uji lapangan oleh sekira 1000 pegawai

Micron Akan Luncurkan RAM DDR4 Tahun Depan

Micron dikabarkan telah mengapalkan contoh dari tipe memori DDR4. Hal ini mengindikasikan bahwa RAM model terbaru tersebut kemungkinan besar sudah tersedia awal tahun depan.
Memori DDR4 kemungkinan besar akan muncul pertama kali di komputer desktop dan server baru kemudian kemungkinan juga akan muncul di Laptop, tablet dan perangkat portable lainnya.
Diharapkan DDR4  akan mengeluarkan daya 1,2 volt dibanding 1,5 volt pada DDR3. Bus speed akan dimulai pada 2133MHz. Memori baru ini didesain untuk memproses pembacaan, penulisan dan refresh lebih efisien dari DDR3.
Micron dikabarkan akan memulai produksi masal DDR4 pada akhir tahun ini, setelah Joint Electron Devices Engineering Council yang merupakan organisasi yang menetapkan standar memori menyelesaikan standar spesifikasi final untuk DDR4 beberapa bulan mendatang

Sharp Cocorobo, Robot Penghisap Debu dengan fitur WiFi yang Bisa Diajak Berbicara

Sharp menghadirkan sebuah robot penyedot debu yang tidak hanya akan membuat rumah anda menjadi bersih, tetapi juga bisa anda ajak bicara.
Sharp Cocorobo intelligent vacuum cleaner robot adalah robot penghisap debu yang menggunakan teknologi Cocoro Engine artificial intelligence yang membuat mesin penghisap debu ini bisa diajak berbicara.
Hebatnya lagi, Sharp mengklaim bahwa semakin penggunanya sering mengajak berbicara dengan robot ini, maka akan timbul perasaan semakin dekat dengan sang robot penghisap debu ini.
Sharp Cocorobo bisa dikontrol melalui perintah suara atau juga ponsel  dengan platform Android dan iOS. Robot ini juga telah dibekali dengan konseki Wi-Fi dan kamera 1,3 MP yang akan digunakan untuk melihat ruangan sekitar dan lainnya.

0 komentar:

Posting Komentar